Kamis, 09 Januari 2020

Betulkah Renang Merupakan Sunnah?


Dalam sebuah hadis Rasulullah Saw yang menyinggung dan memerintah para orangtua untuk mengajari anak-anak kita pada tiga jenis olah raga yakni berkuda,memanah dan berenang. Di antara hadits itu berbunyi sebagai berikut :
كُلُّ شَئْ ٍلَيْسَ فِيْهِ ذِكْرُ اللهِ فَهُوَ لَهْوٌ وَلَعِبٌ إِلاَّ أَرْبَعٌ مُلاَعَبَةُ الرَّجُلِ امْرَأَتَهُ وَتَأْدِيْبُ الرَّجُلِ فَرَسَهُ وَمَشْيُهُ بَيْنَ الْغَرْضَيْنِ وَتَعْلِيْمُ الرَّجُلِ السِّبَاحَةَ

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah SAW bersabda,“Segala sesuatu yang di dalamnya tidak mengandung dzikrullah merupakan perbuatan sia-sia, senda gurau, dan permainan, kecuali empat (perkara), yaitu senda gurau suami dengan istrinya, melatih kuda, berlatih memanah, dan mengajarkan renang.” (HR. An-Nasa’i).

Perkataan Umar Bin Khattab :
عَلِّمُوا أَوْلاَدَكُم السِّبَاحَةَ وَالرِّمَايَةَ وَرُكُوْبَ الخَيْلِ

Umar bin Al-Khattab berkata,"Ajari anak-anakmu berenang, memanah dan naik kuda".  

Hadits sejenis juga ada, yaitu yang menyebutan keharusan mengajarkan anak kita berenang. Namun para ulama mengatakan bahwa hadits itu bermasalah. Hadits itu adalah :
عَنْ أَبِي رَافِعِ قَالَ قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللهِ أَلِلْوَلَدِ عَلَيْنَا حَقٌّ كَحَقِّناَ عَلَيْهِمْ ؟ قاَلَ : نَعَمْ حَقُّ الوَلَدِ عَلىَ الوَالِدِ أَنْ يُعَلِّمَهُ الكِتَابَةَ وَالسِّبَاحَةَ وَالرَّمْيَ

Dari Abi Rafi', dia bertanya,"Ya Rasulullah, apadaha ada kewajiban atas kita terhadap anak kita, sebagaimana kewajiban anak kepada kita?". Rasulullah SAW menjawab,"Ya, hak anak atas ayahnya adalah diajarkan membaca, berenang dan memanah".  
Kalau kita perhatikan teks hadits di atas, Rasulullah Saw menyebutkan bahwa mengajarkan renang bukan termasuk perbuatan yang sia-sia, sebagaimana beberapa perbuatan lainnya. Hanya saja beliau tidak secara langsung memerintahkan, apalagi mencontohkan dalam bentuk perbuatan. Renang adalah olah raga yang memerlukan air cukup banyak,padahal kondisi di Arab saat itu adalah gurun pasir yang sulit menemukan air,apalagi untuk berenang. Lalu apa manfaat berenang sendiri bagi anak-anak? Berikut uraiannya ditinjau dari segi kesehatan:
Mengajar anak Anda untuk berenang dan mendorong ia untuk berenang secara teratur dapat memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan dan keselamatannya. Terutama pada hari yang panas, berenang adalah cara untuk tetap tenang sambil mendorong tingkat yang sehat aktivitas fisik dan sosial. Mengajari anak-anak berenang dapat mempromosikan gaya hidup aktif dan sehat sepanjang tahun. Berenang juga memberikan latihan yang lebih efektif daripada beberapa kegiatan lainnya.


1.Keselamatan

Menurut kidshealth.org, tenggelam adalah penyebab utama kedua kematian bagi anak-anak yang berusia antara usia 5 hingga 24 tahun. Dengan mengajarkan anak untuk berenang, dia tidak akan hanya menjadi perenang kuat, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga di dalam air. Pengalaman ini sangat mengurangi risiko keadaan darurat jika anak tidak sengaja jatuh di kolam renang,selokan air atau saat bermain di pantai.


2.Kesehatan Fisik

Menurut 24hourfitness.com, berenang adalah latihan kardiovaskular yang sangat baik yang mempromosikan jantung dan paru-paru kesehatan, meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas, meningkatkan stamina dan bahkan meningkatkan keseimbangan dan postur. Selain itu, berenang adalah cara untuk mencegah obesitas saat masih anak-anak atau setelah dewasa.Berenang juga menempatkan sedikit ketegangan pada sendi dan jaringan ikat daripada bentuk-bentuk lain dari latihan.



3.Kesehatan Emosional

Seperti dilaporkan livestrong.com, mendorong anak untuk berenang juga dapat meningkatkan kesehatan mental dan emosional. Dengan melakukan renang secara teratur anak akan dapat mengontrol emosinya, mengingat selama dalam aktivitas berenang harus dilakukan dengan kondisi santai dan bagai. Renang kurang baik jika dilakukan dalam kondisi marah atau emosi tinggi. Daya apung alami air lebih santai daripada jenis lain dari latihan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar